Telkomsel Luncurkan PromptHer, Dorong Perempuan Kuasai AI dan Karier di Bidang STEM
JAKARTA – Telkomsel menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) melalui program PromptHer. Inisiatif ini digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini dan berkolaborasi dengan Generation Girl.
Program yang berlangsung di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan, pada (25/4) tersebut bertujuan membuka akses pembelajaran, meningkatkan kapasitas, serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ekosistem teknologi dan digital. Hingga kini, sekitar 150 peserta dari kalangan fresh graduate dan profesional muda di wilayah Jabodetabek telah mengikuti rangkaian kegiatan PromptHer.
Dalam sesi Career Talk bertajuk “Women Behind AI – How We Wrote Our Career”, hadir sejumlah pembicara, antara lain CEO Generation Girl Tania Soerianto, General Manager AI Personalization and Growth Telkomsel Eksi Nadiasti, serta Founder & CEO Geekhunter Ken Ratri Iswari.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan bertema “The Right Prompt to Shine at Work” yang difasilitasi oleh Generation Girl bersama Andhina A. Ratnaputri.
Vice President People Experience Management Telkomsel, Irwan Saidi, menyatakan bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak inovasi di sektor teknologi. “Melalui PromptHer, kami ingin menghadirkan akses pembelajaran yang inklusif dan relevan agar perempuan semakin percaya diri membangun karier di bidang STEM,” ujarnya.
Senada, Eksi Nadiasti menekankan pentingnya keberagaman perspektif dalam mendorong inovasi. Menurutnya, peningkatan partisipasi perempuan akan memperkaya ekosistem teknologi di masa depan.
Sementara itu, Tania Soerianto menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam memperluas kesempatan perempuan mengembangkan keterampilan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi. Ia berharap semakin banyak perempuan terinspirasi untuk mengambil peran strategis di sektor tersebut.
Mengacu pada proyeksi kebutuhan talenta digital, Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta tenaga kerja digital hingga 2030 untuk menjaga daya saing di era ekonomi digital. Namun, partisipasi perempuan di bidang STEM masih relatif terbatas, baik dari sisi pendidikan maupun kepemimpinan.
Melalui PromptHer, Telkomsel berupaya menjawab tantangan tersebut sekaligus memperkuat kontribusi perempuan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, perusahaan berkomitmen menghadirkan lebih banyak inisiatif serupa guna mendukung pengembangan talenta digital dan meningkatkan representasi perempuan, termasuk di posisi kepemimpinan. (R/*)










Tulis Komentar