BCA Syariah bersama Bank Aladin Perkuat Likuiditas Lewat Kerja Sama SiPA

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor, dan Ketua Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan usai penandatanganan kerja Dana Syariah (SiPA) di Jakarta, Rabu (22/4/2026). //:foto istimewa

JAKARTA — PT Bank BCA Syariah bersama PT Bank Aladin Syariah Tbk, memperkuat kerja sama transaksi antarbank melalui instrumen Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA).

Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan pengelolaan likuiditas sekaligus memperkuat sinergi industri perbankan syariah nasional. Hal itu dinilai langkah strategis membangun ekosistem perbankan syariah lebih tangguh, inklusif, dan terstandarisasi.

Disampaikan oleh Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, "Kolaborasi ini memungkinkan pemenuhan likuiditas dilakukan secara kolaboratif antarbank. Menurutnya, sinergi tersebut juga mendukung upaya Bank Indonesia dalam mendorong pasar keuangan syariah yang lebih aktif dan berkapasitas besar".

Lebih lanjut, melalui SiPA ini, kedua bank dapat mengoptimalkan pengelolaan likuiditas berbasis agunan surat berharga syariah negara dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, ujarnya.

Kerja sama strategis tersebut dilakukan secara terpisah antara Bank Aladin Syariah dengan masing-masing bank untuk mendukung optimalisasi likuiditas antarbank syariah.

Sementara itu, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif.

Ia menekankan pentingnya sinergi antar pelaku industri guna meningkatkan kualitas layanan serta memberikan kepastian dalam transaksi antarbank berbasis prinsip syariah.

Implementasi SiPA memberikan fleksibilitas bagi perbankan syariah dalam mengelola likuiditas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Melalui kolaborasi ini, kedua bank berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, pungkasnya. (sm)