Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta untuk Penyintas Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp196 juta dari sekolah Al-Azhar Syifa Budi untuk membantu para penyintas banjir di Aceh dan Sumatra. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana siswa-siswi dari seluruh jenjang pendidikan di jaringan sekolah Al-Azhar Syifa Budi di Indonesia.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Acara ini dihadiri Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan, Ketua Yayasan Syifa Budi Jakarta Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M., serta perwakilan sekolah Al-Azhar Syifa Budi dari berbagai daerah.
Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan mengapresiasi kepercayaan dan kepedulian siswa serta tenaga pendidik Al-Azhar Syifa Budi yang menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS RI untuk korban banjir di Aceh dan Sumatra.
Fitriansyah menilai partisipasi aktif siswa dalam penggalangan dana menjadi contoh baik pendidikan zakat, infak, dan sedekah sejak dini. Menurutnya, keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan kemanusiaan dapat menjadi model bagi sekolah lain untuk berkolaborasi dengan BAZNAS, baik dalam penghimpunan maupun penyaluran ZIS.
Pada 2026 BAZNAS mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dengan fokus bantuan tidak hanya pada penanganan darurat, tetapi juga pemulihan pascabencana. Program tersebut meliputi pemulihan akses pendidikan anak-anak serta menghidupkan kembali aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat terdampak.
Fitriansyah menegaskan, bantuan kemanusiaan bukan semata dilihat dari besaran dana, melainkan kecepatan dan ketepatan dalam membantu korban agar dapat kembali pulih. Ia memastikan dana yang dititipkan akan segera disalurkan kepada para penyintas banjir.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., memastikan pengelolaan donasi dilakukan secara amanah dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa BAZNAS menjunjung prinsip aman secara syar’i, regulasi, dan keutuhan NKRI dalam setiap penyaluran bantuan.
Rizaludin menambahkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama BAZNAS dalam pengelolaan dana kemanusiaan. Ia memastikan bantuan tersebut akan disalurkan kepada para penerima yang berhak di wilayah terdampak bencana.
Ketua Yayasan Syifa Budi Jakarta Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M., mengatakan, program donasi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada seluruh peserta didik Al-Azhar Syifa Budi. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajarkan nilai empati, kepedulian, dan semangat tolong-menolong tanpa membedakan latar belakang.
Hamid menegaskan, bencana dapat menimpa siapa saja sehingga kepedulian kemanusiaan harus melampaui sekat perbedaan. Menurutnya, donasi ini juga bertujuan membangun kesadaran sosial siswa agar mampu merasakan penderitaan sesama dan tumbuh menjadi pribadi yang peduli.
Ia menambahkan, setiap terjadi bencana, Yayasan Syifa Budi melalui Lembaga Amal Saleh Asy-Syifaa (LASAS) berupaya hadir mendampingi para korban. Bahkan, pihaknya siap mengerahkan tenaga pendidik untuk mengajar anak-anak di lokasi bencana jika dibutuhkan, agar proses pendidikan tidak terhenti.
Hamid menjelaskan, bantuan yang terkumpul mencapai Rp196.013.000 dan berasal dari seluruh sekolah Al-Azhar Syifa Budi di Indonesia. Kontribusi tersebut antara lain berasal dari Al-Azhar Syifa Budi Jakarta, Solo, Pekanbaru, Jatibening, Bali, Talaga Bestari, dan Kota Bogor.
Kolaborasi antara Al-Azhar Syifa Budi dan BAZNAS RI telah terjalin sebelumnya, termasuk dalam penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Hamid menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan dan komitmennya dalam menyalurkan donasi kepada para korban bencana secara tepat dan bertanggung jawab, pungkasnya. (sm)










Tulis Komentar